Skip to content
FestaJunina
Menu
  • Sample Page
Menu

Taliban Putuskan Internet Nasional, Afghanistan Hadapi Masa Suram dan Krisis Pendidikan

Posted on October 2, 2025October 2, 2025 by Hilman

festajunina.site – Afghanistan menghadapi masa suram setelah Taliban memutus jaringan internet fiber optik dan layanan data seluler di seluruh negeri pada Selasa (30/9/2025). Kebijakan ekstrem ini memicu kekhawatiran serius terkait dampak sosial, ekonomi, dan pendidikan, terutama bagi perempuan yang sudah dilarang bersekolah.


🚫 Pemutusan Internet Nasional

Menurut laporan TOLO News, Taliban memerintahkan pemutusan jaringan internet pada pukul 17.00 waktu setempat pada Senin (29/9). Kebijakan ini meluas dari pemadaman parsial di provinsi utara yang sudah berlangsung sejak awal September.

Awalnya, pemadaman di beberapa wilayah dikatakan untuk mencegah “perilaku tidak bermoral.” Namun, kini kebijakan itu berlaku di seluruh negeri tanpa penjelasan resmi.

Taliban juga dilaporkan memberikan batas waktu satu minggu kepada operator untuk menghentikan layanan 3G dan 4G, membatasi akses hanya pada jaringan 2G berkecepatan rendah yang praktis hanya memungkinkan pengiriman pesan teks.


📉 Dampak Ekonomi yang Mengkhawatirkan

Pemutusan internet ini memukul sektor ekonomi yang sangat bergantung pada konektivitas daring. Menurut Khan Jan Alokozai, Wakil Presiden Kamar Dagang Afghanistan, 80% transaksi bisnis di Afghanistan dilakukan secara online.

“Kami sudah menghadapi tantangan besar. Jangan memperlebar kesenjangan antara rakyat dan pemerintah,” tegas Alokozai di platform X.

Pemutusan juga mempengaruhi layanan publik seperti kantor paspor, bea cukai, dan perbankan yang mengandalkan jaringan fiber optik.

Sayed Ahmad Shah Sadaat, mantan Menteri Pendidikan Afghanistan, memperingatkan dampak besar bagi administrasi negara:

“Jika jaringan diputus, Afghanistan akan memasuki masa suram. Pemerintah tidak memiliki alternatif internet, sehingga semua aspek kehidupan terhambat.”


🎓 Pendidikan Perempuan Semakin Terancam

Kebijakan Taliban ini juga menghancurkan satu-satunya akses belajar bagi banyak perempuan Afghanistan yang sebelumnya dilarang bersekolah dan berkuliah.

Sahraa Karimi, sutradara film yang mengajar secara daring, menyampaikan kesedihannya:

“Murid-murid saya kini tidak bisa belajar lagi karena internet dimatikan.”

Pashtana Durrani, pendiri jaringan sekolah daring LEARN Afghanistan, menyebut langkah ini sebagai serangan terhadap masa depan bangsa.

“Setiap pemadaman membuat generasi muda makin tertinggal dan memperdalam keputusasaan mereka.”


📢 Kritik dari Komunitas Internasional

Pemutusan internet oleh Taliban menuai kritik dari komunitas internasional, khususnya organisasi media dan kebebasan pers.

Menurut Beh Lih Yi, Direktur Regional Committee to Protect Journalists (CPJ):

“Melarang internet broadband adalah bentuk sensor yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menghambat kerja jurnalis serta hak publik untuk mendapatkan informasi.”

Lembaga pemantau internet global seperti NetBlocks menyebut langkah ini sebagai “pemadaman total yang menyeluruh”, sedangkan analis jaringan Doug Madory menilai kebijakan itu bukan masalah teknis melainkan perintah langsung pemerintah Taliban.


💬 Kekhawatiran Warga Afghanistan

Bagi rakyat Afghanistan, khususnya kaum perempuan dan pelajar, internet menjadi penghubung utama dengan dunia luar. Pemutusan ini tidak hanya memutus akses informasi, tetapi juga meruntuhkan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Seorang aktivis perempuan dalam video yang ditujukan ke DW menyebut kebijakan ini sebagai:

“Langkah terakhir menuju kemunduran, kebodohan, dan kehancuran.”


📍 Kesimpulan

Langkah Taliban memutus akses internet nasional dan rencana membatasi jaringan hanya ke 2G dipandang sebagai bentuk penindasan besar-besaran yang membahayakan hak asasi manusia, memperburuk kondisi ekonomi, dan menghancurkan kesempatan belajar generasi muda Afghanistan.

Bagi dunia internasional, kebijakan ini menjadi tantangan besar dalam upaya menjaga hak-hak dasar warga Afghanistan, terutama hak atas pendidikan, kebebasan informasi, dan partisipasi ekonomi digital.

Dengan matinya koneksi internet, Afghanistan benar-benar menghadapi masa suram yang menambah derita rakyat yang telah lama hidup di bawah bayang-bayang konflik dan penindasan.

Cek juga platform paling seru di 1reservoir

Recent Posts

  • RSUD TP Abdya Maksimalkan Layanan Poli dan Spesialis
  • KPK Ungkap Bupati Tulungagung Target Rp5 Miliar
  • Harga BBM Naik Picu Inflasi AS Tertinggi
  • Inovasi Produk Nabati Dorong Pertumbuhan Industri F&B
  • Nasib Pasukan UNIFIL Tunggu Evaluasi


PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Analisis Retensi Volatilitas Dan Pola Distribusi pada Ekosistem Multidimensi Transisi Fase Algoritmik: Kapan Waktu Optimal Menghadapi Fluktuasi RNG Tingkat Tinggi? Hipotesis Momentum Sebagai Validasi Empiris Terhadap Rotasi Pola Kemenangan Beruntun Dekonstruksi Simbol Cascade Terhadap Efisiensi Transformasi Sesi Bermain Jangka Panjang Metrik Kinerja Sistem Multilapis: Pengaruh Pengganda Bertingkat Terhadap Stabilitas Ekuitas Pemain Optimalisasi Strategi Pengendalian Varian Formula Permainan Menembus Limit Algoritma Baru Sinkronisasi frekuensi Pola Dinamis Mengubah Strategi Saat Algoritma Game Melakukan Refresh Teknik Sistematis Harmonisasi Pola dan Strategi Bermain Menghadapi Volatilitas Tinggi Penyesuaian Struktural Pada Dinamika Sistem Terintegrasi Untuk Mengubah Hasil Akhir Secara Signifikan Observasi Jangka Panjang Pola Olympus Menemukan Ritme Stabil Yang Menjadi Kunci Efisiensi Identifikasi Siklus Rotasi Server Olympus Memberikan Data Pola Scatter Yang Lebih Akurat Memanfaatkan Fitur Scatter Merah Untuk Mendeteksi Pergeseran Pola Pada Sistem Permainan Terbaru Optimasi Game Online : Kalibrasi Ulang Ekspektasi Nilai (Ev) Berbasis Data Real-Time Pengaruh Latensi Lucky Necko Terhadap Distribusi Hasil Akhir Melalui Metrik Presisi Strategi Adaptasi Baru: Merespon Perubahan Parameter Pola Pasca-Maintenance Sistem Memahami Mekanisme Interaksi Pola Melalui Pendekatan Analisa Visual Gates of Olympus 1000 Korelasi Waktu Dan Distribusi Sistem Mengungkap Potensi Stabilitas Pada Game Terbaru Strategi Mitigasi Risiko Pada Fase Volatilitas Rendah Menuntut Pemahaman Dinamika System Multidimensi Teori Probabilitas Bayesian Dalam Eksekusi: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Hasil Sebelumnya Manajemen Likuiditas Sesi: Pendekatan Teori Permainan Dalam Memaksimalkan Utilitas Marginal

©2026 FestaJunina | Design: Newspaperly WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by