Skip to content
FestaJunina
Menu
  • Sample Page
Menu

Pemohon Gugat ke MK, Minta Hapus Pensiun DPR: Jabat 5 Tahun, Nikmati Pensiun Seumur Hidup

Posted on October 2, 2025October 2, 2025 by Hilman

festajunina.site – Warga bernama Lita Linggayani Gading dan Syamsul Jahidin menggugat UU Nomor 12 Tahun 1980 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka meminta agar uang pensiun bagi anggota DPR dihapus, karena dinilai tidak adil dan membebani keuangan negara.

Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 176/PUU-XXIII/2025 dan ditujukan terhadap Pasal 1 huruf a, Pasal 1 huruf f, dan Pasal 12 dalam UU tersebut yang mengatur hak keuangan dan administrasi pimpinan serta anggota lembaga tinggi negara.


⚖️ Pensiun DPR Dinilai Terlalu Istimewa

Pemohon mempersoalkan status anggota DPR sebagai anggota lembaga tinggi negara yang membuat mereka tetap berhak mendapat uang pensiun meskipun hanya menjabat selama satu periode atau lima tahun.

“Tidak seperti pekerja biasa, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia tetap berhak atas uang pensiun meski hanya menjabat satu periode alias lima tahun. Hak ini dijamin UU Nomor 12 Tahun 1980,” ujar pemohon dalam gugatannya yang dikutip Rabu (1/10/2025).

Pemohon menilai aturan ini tidak selaras dengan prinsip keadilan sosial, karena rakyat biasa harus bekerja puluhan tahun untuk mendapatkan pensiun, sementara anggota DPR bisa mendapatkannya hanya dengan masa jabatan singkat.


💰 Besaran Pensiun dan Tunjangan Hari Tua

Pemohon mengungkap bahwa berdasarkan aturan yang berlaku, besaran pensiun pokok anggota DPR dihitung 1% dari dasar pensiun untuk setiap bulan masa jabatan, dengan ketentuan minimal 6% dan maksimal 75% dari dasar pensiun.

Selain itu, terdapat surat Kementerian Keuangan dan edaran Sekretariat Jenderal DPR yang menyebutkan pensiun anggota DPR mencapai sekitar 60% dari gaji pokok.

“Rakyat biasa harus menabung lewat BPJS Ketenagakerjaan atau program pensiun lain yang penuh syarat, anggota DPR justru mendapat pensiun seumur hidup hanya dengan sekali duduk di kursi parlemen,” kata pemohon.

Pemohon juga menyoroti adanya tunjangan hari tua (THT) sebesar Rp15 juta yang diberikan sekali kepada anggota DPR setelah berhenti menjabat.


📊 Perbandingan dengan Profesi Lain

Pemohon membandingkan skema pensiun anggota DPR dengan pejabat negara dan profesi lain.

Hakim Mahkamah Agung, ASN, anggota TNI, Polri, hingga auditor BPK baru berhak atas pensiun setelah masa kerja minimal 10 hingga 35 tahun.

Sedangkan, anggota DPR cukup menjabat satu periode untuk memperoleh hak pensiun seumur hidup. Hal ini dianggap sebagai privilese berlebihan yang tidak sesuai dengan semangat keadilan bagi seluruh rakyat.


💸 Beban untuk APBN

Pemohon memaparkan bahwa sejak UU 12/1980 diberlakukan hingga 2025, diperkirakan sudah ada 5.175 anggota DPR yang menjadi penerima pensiun.

“Total beban APBN mencapai Rp226.015.434.000 (Rp226 miliar),” ujar pemohon.

Menurut mereka, dana tersebut seharusnya dapat dialokasikan untuk sektor yang lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Mereka menilai penggunaan uang pajak untuk membayar pensiun anggota DPR tidak tepat dan merugikan rakyat.


📑 Petitum Gugatan ke MK

Dalam gugatannya, Lita dan Syamsul meminta MK:

  1. Mengabulkan permohonan untuk seluruhnya.
  2. Menyatakan Pasal 1 huruf a UU 12/1980 tidak berlaku bagi Presiden dan DPR.
  3. Menyatakan Pasal 1 huruf f UU 12/1980 hanya berlaku untuk anggota Dewan Pertimbangan Agung, BPK, dan Hakim MA.
  4. Menyatakan Pasal 12 ayat (1) UU 12/1980 tidak berlaku bagi anggota DPR.
  5. Memerintahkan pemuatan putusan dalam Berita Negara RI.

Mereka juga meminta MK mengeluarkan putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono) apabila memiliki pertimbangan lain.


🟢 Isu Keadilan dan Efisiensi Anggaran

Gugatan ini memantik diskusi publik tentang keadilan dalam pengelolaan dana negara. Banyak pihak menilai bahwa hak pensiun anggota DPR seharusnya diatur lebih proporsional dengan mempertimbangkan masa jabatan dan kontribusi nyata.

Langkah hukum ini juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyoroti pengelolaan anggaran negara, khususnya terkait hak-hak istimewa pejabat publik yang dianggap tidak relevan di tengah tuntutan efisiensi dan pemerataan kesejahteraan rakyat.


🌟 Kesimpulan

Perkara yang diajukan ke MK ini menjadi sorotan nasional karena menyangkut hak keuangan wakil rakyat yang dinilai berlebihan dibandingkan rakyat biasa.

Putusan MK nantinya akan menentukan apakah sistem pensiun DPR akan direvisi demi mewujudkan keadilan sosial dan mengurangi beban anggaran negara.

📌 Catatan: Sidang perkara ini masih berlangsung dan menunggu keputusan MK, yang diharapkan dapat menjawab tuntutan publik akan keadilan dalam pengelolaan dana pensiun pejabat negara.

Cek juga platform artikel terbaru dari rumahjurnal

Recent Posts

  • Ombudsman Dorong Perbaikan Layanan Publik Pontianak
  • Ombudsman Kalsel Tinjau Pelayanan Jamaah Haji
  • TNI AU Tetapkan Empat Parameter Kesiapan Operasional
  • Dedi Mulyadi Kaji Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar
  • Perubahan Kota Bisa Dimulai dari Dapur Rumah


PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Membedah Kompleksitas Arsitektur Permainan Digital dalam Menciptakan Pola Probabilitas Konsisten Strategi Membaca Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Wins Melalui Analisis Statistik Permainan Modern Peran Algoritma terhadap Stabilitas Volatilitas pada Ekosistem Game Daring Terkini di Indonesia Mekanisme Tersembunyi Pada Infrastruktur Real-Time dalam Menentukan Probabilitas Visual Pemain Pola Dan Kalkulasi Rtp Terbaru Kasino Daring Jadi Perbincangan Dunia Digital Analisis Komparatif Perilaku Pengguna dalam Menghadapi Fluktuasi Sinkronisasi Frekuensi Sistem Digital Modern Dampak Signifikan Evaluasi Volatilitas terhadap Perubahan Kebiasaan Pemain Game Daring Saat Ini Fenomena Masa Depan Ekosistem Gaming Ketika Analisa Data Mulai Mengendalikan Keputusan Strategis Bermain Kajian Mendalam Mengenai Evaluasi Volatilitas Modern Sebagai Indikator Utama Transisi Momentum Permainan Memahami Dinamika Aktivitas Pemain Melalui Pendekatan Probabilitas Transisi Strategi Permainan Adaptif Analisis Pengambilan Keputusan Rasional dalam Permaian Digital Menjadi Indikator Sistem Optimal Evolusi Mekanisme Permainan Melalui Optimalisasi Struktur Baru Dunia Game Digital Modern Pendekatan Dinamis Pola Aktivitas Pengguna dalam Menjaga Keseimbangan Algoritma RTP Permainan Penerapan Konsep Analitik Gaming Adaptif Sebagai Standar Performa Sistem Kasino Modern Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Ways dan Pengaruhnya terhadap Momentum Ekspansif Ekosistem Daring Modern Bagaimana Sistem Monitoring Berbasis Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Arsitektur Permainan Digital Masa Kini Pengaruh Transformasi Infrastruktur Virtual terhadap Dinamika Probabilitas dan Metrik Komparasi Alur Baccarat Analisis Struktur Algoritma Mahjong Ways 2 serta Dampak Signifikannya pada Standar Regulasi RTP di Indonesia Implementasi Pengamatan Statistik dalam Memahami Pola Transisi Infrastruktur Game Digital Secara Komprehensif Rahasia Integrasi Frekuensi Digital yang Berhasil Membentuk Ulang Dinamika Keputusan Pemain Interaktif Cara Cerdas Memanfaatkan Metrik Komparasi Alur Baccarat untuk Membaca Tren Keputusan Banker dan Player Kajian Infrastruktur Digital Real-Time Sangat Dibutuhkan untuk Menjaga Stabilitas Pola Bermain Metode Pendekatan Statistik Menganalisis Perubahan Pola Mesin Slot Pragmatic Play Secara Detail Panduan Lengkap Membaca Sinyal Transisi Probabilitas Visual dalam Ekosistem Game Digital Kontemporer Pentingnya Memahami Arsitektur Mekanisme Game Daring Virtual untuk Mendapatkan Momentum Kemenangan Secara Akurat Fakta Baru Studi Analitik tentang Pergeseran Preferensi Pengguna Game Online di Indonesia Mengapa Banyak Pemain Tidak Menyadari Perubahan Kecil pada Arsitektur Virtual Ekosistem Kasino Daring Riset Analitik Terbaru Mengungkap Cara Pola RTP Mempengaruhi Psikologi Pengguna Secara Signifikan Risiko Keamanan Digital yang Mempengaruhi Pola Aktivitas Pada Evolusi Permainan Modern Studi Perilaku Pemain Terkini Membuktikan Adanya Korelasi Antara Sistem Interaktif dan Pengambilan Keputusan

©2026 FestaJunina | Design: Newspaperly WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by