Skip to content
FestaJunina
Menu
  • Sample Page
Menu

Jelang HDI 2025, Kemensos Fokus Kurasi dan Pasarkan Produk Karya Disabilitas

Posted on October 4, 2025October 4, 2025 by Hilman

Dorongan untuk Mengangkat Karya Disabilitas

festajunina.site – Menjelang Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025, Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) berkomitmen untuk meningkatkan nilai dan pasar produk karya penyandang disabilitas.

Penasihat I DWP Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf, menyampaikan tekadnya untuk membantu karya penyandang disabilitas agar tidak hanya dikenal tetapi juga memiliki nilai jual tinggi.
“Saya ingin karya mereka dilihat dengan hati, tidak lagi dipandang sebelah mata, sehingga mendapat tempat yang layak di hati masyarakat,” ujar Fatma dalam keterangan tertulis, Jumat (3/10/2025).


Audiensi dengan Precious One

Pernyataan Fatma disampaikan saat menerima audiensi dari Precious One, organisasi yang selama lebih dari 21 tahun berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas melalui karya kreatif, edukasi kesadaran disabilitas, dan kepedulian lingkungan.

Fatma mengaku terkesan dengan kualitas dan estetika karya yang ditampilkan tim Precious One.
“Banyak karya yang lahir dari tangan-tangan teman disabilitas yang punya nilai estetika dan pantas dipasarkan lebih luas,” ungkapnya.


Persiapan Jelang Hari Disabilitas Internasional

Fatma mengungkapkan bahwa HDI 2025 yang akan digelar pada Desember mendatang tidak hanya berfokus pada seremoni dan pentas seni.
Acara ini juga akan menghadirkan bazar produk disabilitas yang melibatkan:

  • Sentra Kemensos
  • Dinas Sosial (Dinsos)
  • Sekolah Luar Biasa (SLB)
  • Yayasan swasta
  • UMKM disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia

“Yang ingin kami hadirkan bukan sekadar pameran, tetapi produk premium yang siap dipasarkan. Karena itu kami menggandeng desainer, perajin batik, perancang tas, sepatu, hingga pelukis untuk berkolaborasi dengan teman-teman disabilitas,” tutur Fatma.


Kolaborasi dengan Perajin Daerah

Untuk mempersiapkan produk-produk unggulan, Fatma telah menjalin jejaring dengan perajin di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Ia mencontohkan kolaborasi dalam mengolah batik ciprat karya disabilitas menjadi produk bernilai tinggi seperti tas dan sepatu.

Program ini juga mendapat dukungan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya untuk memperkuat kapasitas produksi dan pemasaran.


Galeri dan Akses Pasar Lebih Luas

Sebagai langkah strategis, DWP Kemensos telah membuka Galeri Dharma Wanita yang berfungsi sebagai etalase tetap produk disabilitas.

Untuk memperluas akses pemasaran, Fatma menyebut pihaknya akan bekerja sama dengan pusat perbelanjaan (mall), hotel, dan platform e-commerce.
“Kami ingin memastikan produk karya disabilitas bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan berkelanjutan,” katanya.


Dukungan dari Precious One

Dalam audiensi tersebut, Founder Precious One, Ratna Sutedja, memaparkan program yang telah mereka jalankan selama dua dekade.
Organisasi ini memiliki tiga pilar utama:

  1. Pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas melalui produk kreatif.
  2. Edukasi kesadaran disabilitas di tengah masyarakat.
  3. Kepedulian terhadap lingkungan.

Ratna menuturkan, Precious One telah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Iwan Tirta, AirAsia, McDonald’s, hingga Grand Indonesia.
“Semua produk yang kami hasilkan dibuat oleh teman-teman tuli, autisme, maupun disabilitas lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyandang disabilitas harus didukung agar lebih percaya diri.
“Disabilitas tidak untuk dikasihani, tetapi didukung agar mereka merasa dibutuhkan dan hasil karyanya diterima masyarakat,” tegas Ratna.


Jejaring dan Kemitraan Lintas Sektor

Fatma menyebut keterlibatan sektor swasta menjadi kunci keberlanjutan program ini.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, yayasan, pelaku usaha, dan e-commerce dapat menciptakan rantai nilai yang kuat untuk produk disabilitas.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk pengurus DWP Kemensos, tim Rehabilitasi Sosial (Rehsos), serta Pemberdayaan Sosial (Dayasos) Kemensos yang hadir dalam pertemuan tersebut.


Penutup: Harapan untuk HDI 2025

Langkah yang ditempuh Kemensos bersama DWP dan Precious One menunjukkan komitmen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas melalui pemberdayaan ekonomi.

Menjelang HDI 2025, upaya ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga gerakan berkelanjutan yang membantu membuka pasar, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kepercayaan diri penyandang disabilitas di Indonesia.

Fatma menegaskan, keberhasilan program ini akan menjadi warisan penting bagi pembangunan inklusif, di mana karya disabilitas diakui dan diapresiasi sebagai bagian dari kekuatan ekonomi kreatif bangsa.

Cek juga artikel paling seru di platform beritagram

Recent Posts

  • RSUD TP Abdya Maksimalkan Layanan Poli dan Spesialis
  • KPK Ungkap Bupati Tulungagung Target Rp5 Miliar
  • Harga BBM Naik Picu Inflasi AS Tertinggi
  • Inovasi Produk Nabati Dorong Pertumbuhan Industri F&B
  • Nasib Pasukan UNIFIL Tunggu Evaluasi


PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Analisis Retensi Volatilitas Dan Pola Distribusi pada Ekosistem Multidimensi Transisi Fase Algoritmik: Kapan Waktu Optimal Menghadapi Fluktuasi RNG Tingkat Tinggi? Hipotesis Momentum Sebagai Validasi Empiris Terhadap Rotasi Pola Kemenangan Beruntun Dekonstruksi Simbol Cascade Terhadap Efisiensi Transformasi Sesi Bermain Jangka Panjang Metrik Kinerja Sistem Multilapis: Pengaruh Pengganda Bertingkat Terhadap Stabilitas Ekuitas Pemain Optimalisasi Strategi Pengendalian Varian Formula Permainan Menembus Limit Algoritma Baru Sinkronisasi frekuensi Pola Dinamis Mengubah Strategi Saat Algoritma Game Melakukan Refresh Teknik Sistematis Harmonisasi Pola dan Strategi Bermain Menghadapi Volatilitas Tinggi Penyesuaian Struktural Pada Dinamika Sistem Terintegrasi Untuk Mengubah Hasil Akhir Secara Signifikan Observasi Jangka Panjang Pola Olympus Menemukan Ritme Stabil Yang Menjadi Kunci Efisiensi Identifikasi Siklus Rotasi Server Olympus Memberikan Data Pola Scatter Yang Lebih Akurat Memanfaatkan Fitur Scatter Merah Untuk Mendeteksi Pergeseran Pola Pada Sistem Permainan Terbaru Optimasi Game Online : Kalibrasi Ulang Ekspektasi Nilai (Ev) Berbasis Data Real-Time Pengaruh Latensi Lucky Necko Terhadap Distribusi Hasil Akhir Melalui Metrik Presisi Strategi Adaptasi Baru: Merespon Perubahan Parameter Pola Pasca-Maintenance Sistem Memahami Mekanisme Interaksi Pola Melalui Pendekatan Analisa Visual Gates of Olympus 1000 Korelasi Waktu Dan Distribusi Sistem Mengungkap Potensi Stabilitas Pada Game Terbaru Strategi Mitigasi Risiko Pada Fase Volatilitas Rendah Menuntut Pemahaman Dinamika System Multidimensi Teori Probabilitas Bayesian Dalam Eksekusi: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Hasil Sebelumnya Manajemen Likuiditas Sesi: Pendekatan Teori Permainan Dalam Memaksimalkan Utilitas Marginal

©2026 FestaJunina | Design: Newspaperly WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by