festajunina.site Peran relawan dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana kembali mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kerja nyata para relawan yang telah membantu masyarakat terdampak banjir di berbagai wilayah Aceh.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Marlina Muzakir, yang akrab disapa Kak Na, saat melepas keberangkatan relawan Forbes Relawan Aceh. Para relawan ini kembali diberangkatkan untuk menjalankan misi kemanusiaan ke sejumlah wilayah yang masih membutuhkan dukungan lanjutan. Momentum pelepasan relawan menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Aceh.
Kolaborasi Relawan Jadi Kekuatan Utama
Dalam keterangannya, Kak Na menegaskan bahwa kontribusi relawan lintas organisasi, lembaga sosial, dan elemen masyarakat sipil memiliki peran yang sangat penting dalam membantu penanganan dampak bencana. Ia menyebut, sinergi yang terbangun selama ini telah membantu meringankan beban masyarakat terdampak di puluhan kabupaten dan kota.
Menurutnya, kehadiran relawan bukan hanya sebatas membawa bantuan logistik, tetapi juga memberikan dukungan moral yang sangat dibutuhkan oleh korban bencana. Saat masyarakat berada dalam kondisi sulit, kehadiran orang-orang yang peduli menjadi sumber semangat agar mereka tidak merasa sendirian menghadapi musibah.
“Kehadiran relawan di tengah masyarakat terdampak memberikan kekuatan tersendiri. Mereka merasa ditemani, didukung, dan diperhatikan oleh banyak pihak,” ungkap Kak Na.
Peran Relawan dalam Menjaga Harapan Masyarakat
Bencana banjir yang melanda berbagai wilayah Aceh meninggalkan dampak yang tidak ringan, baik secara fisik maupun psikologis. Dalam kondisi seperti itu, peran relawan menjadi sangat krusial. Selain membantu kebutuhan dasar seperti pangan dan kesehatan, relawan juga hadir untuk memulihkan kondisi mental warga, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
Kak Na menilai, kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan para relawan telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga harapan masyarakat agar tetap optimistis menjalani proses pemulihan. Ia menekankan bahwa empati dan kepedulian yang ditunjukkan relawan merupakan bentuk nyata solidaritas sosial yang patut diapresiasi.
Pesan Keselamatan dan Kesehatan untuk Relawan
Dalam kesempatan tersebut, Kak Na juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh relawan yang kembali ditugaskan ke lapangan. Ia mengingatkan agar para relawan selalu berhati-hati selama perjalanan dan menjaga kesehatan masing-masing. Menurutnya, kondisi relawan yang sehat dan aman menjadi kunci agar bantuan dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan rasa bangga terhadap konsistensi Forbes Relawan Aceh yang telah berulang kali turun langsung ke lokasi bencana. Keberangkatan gelombang relawan yang keempat belas menjadi bukti nyata komitmen jangka panjang dalam membantu pemulihan Aceh.
Bantuan Logistik hingga Trauma Healing
Ketua Forbes Relawan Aceh menjelaskan bahwa dalam misi kali ini, tim relawan akan bergerak menuju wilayah Ketol dan Beutong Ateuh Beunggalag. Selain menyalurkan bantuan pangan dan paket kebutuhan keluarga, relawan juga membawa perlengkapan ibadah untuk masyarakat setempat.
Yang menjadi perhatian khusus dalam misi ini adalah kehadiran tim trauma healing. Tim tersebut akan memberikan pendampingan psikologis, terutama bagi anak-anak yang terdampak bencana. Pendekatan ini dinilai sangat penting untuk membantu anak-anak memulihkan rasa aman dan semangat mereka setelah mengalami peristiwa traumatis.
Gotong Royong sebagai Fondasi Pemulihan Aceh
Kak Na menekankan bahwa proses pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Diperlukan kerja bersama yang berkesinambungan antara pemerintah, relawan, dan masyarakat. Semangat meuseuraya atau gotong royong, menurutnya, menjadi fondasi utama agar berbagai program pemulihan dapat berjalan dengan baik.
Ia optimistis bahwa dengan kolaborasi yang solid, Aceh akan mampu bangkit lebih cepat dan lebih kuat. Dukungan relawan yang terus mengalir menjadi energi positif dalam mendorong percepatan pemulihan di berbagai sektor, mulai dari sosial, kesehatan, hingga psikologis masyarakat.
Komitmen Berkelanjutan Relawan Aceh
Sementara itu, pihak Forbes Relawan Aceh menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam setiap upaya pemulihan pascabencana. Mereka menyatakan kesiapan untuk kembali turun ke lapangan selama masih ada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Kegiatan kemanusiaan ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat Aceh ke depan. Dengan dukungan relawan dan kolaborasi lintas sektor, pemulihan Aceh pascabencana diyakini dapat berjalan lebih terarah, humanis, dan berkelanjutan.

Cek Juga Artikel Dari Platform podiumnews.online
