festajunina.site Imbauan Pemerintah Kota Depok agar perayaan Tahun Baru dilakukan secara sederhana dan tanpa kembang api mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari manajemen ITC Depok.
Manajemen ITC Depok menyatakan sejalan dengan ajakan tersebut. Mereka menilai perayaan akhir tahun tidak harus dilakukan secara meriah dan berlebihan. Kesederhanaan justru menjadi pilihan yang lebih bermakna di tengah kondisi sosial saat ini.
Dukungan ini menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam membangun kesadaran sosial masyarakat. Perayaan yang dilakukan dengan penuh empati dinilai lebih relevan dan bernilai.
Empati terhadap Korban Bencana Jadi Alasan Utama
Department Head ITC Depok, Darmono, menyampaikan bahwa imbauan tersebut mencerminkan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, menahan diri dari euforia berlebihan merupakan bentuk empati yang nyata. Dalam situasi di mana banyak warga masih berjuang menghadapi dampak bencana, perayaan sederhana dinilai lebih bijaksana.
Manajemen ITC Depok menilai bahwa solidaritas sosial perlu ditunjukkan melalui sikap dan tindakan nyata. Salah satunya dengan tidak menyalakan kembang api yang identik dengan kemeriahan.
Selaras dengan Kebijakan Wali Kota Depok
Imbauan perayaan sederhana disampaikan oleh Wali Kota Depok, Supian Suri. Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih beradab, tenang, dan tidak berlebihan.
Kebijakan ini bertujuan mengajak masyarakat merefleksikan makna kebersamaan. Perayaan akhir tahun tidak semata tentang hiburan, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama.
ITC Depok menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Manajemen menilai ajakan pemerintah daerah sejalan dengan nilai-nilai sosial yang selama ini dijunjung.
Tradisi ITC Depok yang Tidak Berlebihan
Darmono menjelaskan bahwa selama ini ITC Depok memang tidak menggelar perayaan khusus yang berlebihan saat malam pergantian tahun. Aktivitas di kawasan pusat perbelanjaan tetap berjalan normal.
Tidak ada pesta kembang api atau acara hiburan besar yang digelar. Pengelola lebih memilih menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi pengunjung.
Kebijakan ini dinilai efektif dalam menjaga ketertiban. Selain itu, suasana yang lebih tenang membuat pengunjung dapat beraktivitas tanpa gangguan.
Momentum Menumbuhkan Solidaritas Sosial
Menurut manajemen ITC Depok, kondisi saat ini menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan empati dan solidaritas. Perayaan Tahun Baru dapat dijadikan sarana refleksi, bukan sekadar euforia.
Solidaritas sosial menjadi nilai yang penting untuk terus ditanamkan. Sikap saling menghormati dan peduli terhadap kondisi orang lain dinilai sebagai fondasi kebersamaan.
Darmono menekankan bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk besar. Sikap sederhana dan menahan diri juga merupakan bentuk empati yang bermakna.
Dukungan terhadap Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Selain mendukung imbauan perayaan sederhana, ITC Depok juga berperan aktif dalam mendukung pengamanan Natal dan Tahun Baru. Manajemen telah menjalin koordinasi dengan aparat keamanan setempat.
Koordinasi dilakukan dengan Polres Metro Depok serta unsur Koramil. Kerja sama ini bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di sekitar kawasan ITC Depok.
Keberadaan pos pengamanan di sekitar pusat perbelanjaan menjadi bagian penting dari upaya antisipasi. Aparat dan pengelola bekerja bersama untuk menciptakan situasi kondusif.
Keamanan dan Kenyamanan Pengunjung Jadi Prioritas
Manajemen ITC Depok menegaskan bahwa keselamatan pengunjung merupakan prioritas utama. Dengan tidak adanya perayaan besar, pengamanan dapat difokuskan pada kelancaran aktivitas masyarakat.
Petugas keamanan internal juga disiagakan untuk mendukung aparat. Pengaturan lalu lintas, area parkir, dan arus pengunjung menjadi perhatian utama.
Dengan pendekatan ini, diharapkan tidak terjadi penumpukan massa yang berlebihan. Pengunjung dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.
Peran Dunia Usaha dalam Mendukung Kebijakan Publik
Dukungan ITC Depok terhadap imbauan pemerintah daerah menunjukkan peran penting dunia usaha dalam mendukung kebijakan publik. Pelaku usaha tidak hanya berorientasi pada aktivitas ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial.
Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dinilai penting dalam membangun budaya masyarakat yang lebih peduli. Kebijakan publik akan lebih efektif jika didukung oleh berbagai pihak.
Langkah ITC Depok ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pusat perbelanjaan dan pelaku usaha lainnya di Kota Depok.
Perayaan Tahun Baru dengan Makna Berbeda
Perayaan Tahun Baru tanpa kembang api menawarkan makna yang berbeda. Masyarakat diajak untuk merayakan pergantian tahun dengan refleksi dan kebersamaan.
Kesederhanaan dalam perayaan dapat memperkuat nilai-nilai sosial. Momentum ini dapat digunakan untuk mendoakan sesama dan mempererat hubungan antarwarga.
ITC Depok menilai bahwa perayaan yang penuh empati justru memberikan kesan mendalam. Kebahagiaan tidak selalu diukur dari kemeriahan, tetapi dari kepedulian.
Penutup
Dukungan ITC Depok terhadap imbauan perayaan Tahun Baru tanpa kembang api mencerminkan komitmen dunia usaha dalam membangun kepedulian sosial. Kesederhanaan dipilih sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di berbagai daerah.
Dengan tradisi tidak menggelar perayaan berlebihan dan dukungan terhadap pengamanan Natal dan Tahun Baru, ITC Depok menunjukkan peran aktif dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Perayaan Tahun Baru di Kota Depok diharapkan berlangsung dengan aman, tenang, dan penuh makna. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana yang kondusif dan berempati.

Cek Juga Artikel Dari Platform radarbandung.web.id
