festajunina.site Pemerintah Provinsi Gorontalo menyatakan kesiapan penuh dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini dengan membuka posko terpadu mulai H-13 sebelum Hari Raya Idulfitri. Kesiapan tersebut dipastikan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie bersama jajaran perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Rapat yang digelar di Kantor Gubernur itu menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh aspek transportasi darat, laut, dan udara berjalan aman, nyaman, serta lancar selama periode mudik dan arus balik. Pemerintah menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
Posko Terpadu di Seluruh Simpul Transportasi
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo menjelaskan bahwa pembukaan posko angkutan Lebaran merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang mengatur pengelolaan transportasi selama periode hari raya. Posko akan ditempatkan di seluruh simpul transportasi strategis seperti bandara, pelabuhan, dan terminal darat.
Keberadaan posko ini bertujuan memantau arus pergerakan penumpang serta mengantisipasi potensi kendala di lapangan. Selain sebagai pusat koordinasi, posko juga berfungsi sebagai tempat pelayanan informasi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Dengan pembukaan posko lebih awal, pemerintah berharap dapat meminimalkan risiko gangguan operasional sekaligus meningkatkan respons cepat terhadap situasi darurat.
Armada Darat, Laut, dan Udara Disiapkan
Seluruh armada transportasi darat, laut, dan udara telah dipersiapkan untuk menghadapi peningkatan jumlah penumpang. Pemerintah memastikan kendaraan umum yang beroperasi memenuhi standar keselamatan dan kelayakan jalan.
Pada sektor udara, layanan penerbangan menuju dan dari Gorontalo masih dilayani oleh sejumlah maskapai seperti Lion Air, Batik Air, Garuda Indonesia, serta Susi Air untuk rute tertentu.
Meskipun terjadi lonjakan penumpang pada periode sebelumnya, tingkat keterisian kursi saat ini masih berada di bawah kapasitas maksimal. Penambahan penerbangan tambahan atau extra flight akan bergantung pada permintaan dan evaluasi masing-masing maskapai.
Antisipasi Ketersediaan BBM
Selain kesiapan armada, rapat koordinasi juga membahas ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah daerah mencermati adanya penurunan kuota, sementara kebutuhan diperkirakan meningkat selama arus mudik dan arus balik.
Untuk itu, pemerintah terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi BBM tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan. Langkah ini penting guna memastikan operasional transportasi tidak terganggu akibat keterbatasan pasokan energi.
Ketersediaan BBM menjadi faktor krusial dalam kelancaran arus mudik. Tanpa dukungan distribusi yang stabil, potensi kemacetan dan gangguan perjalanan dapat meningkat.
Fokus pada Keamanan dan Keselamatan
Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan apresiasi atas kesiapan seluruh instansi yang terlibat. Ia berharap kerja sama lintas sektor dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran.
Selain Idulfitri, masyarakat Gorontalo juga akan merayakan tradisi Hari Raya Ketupat dan Tumbilotohe yang identik dengan mobilitas tinggi. Oleh karena itu, pengamanan dan pengawasan perlu dilakukan secara menyeluruh.
Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas serta memperhatikan kondisi kendaraan sebelum bepergian. Kesadaran individu dinilai sama pentingnya dengan kesiapan pemerintah.
Sinergi Lintas Sektor
Keberhasilan penyelenggaraan angkutan Lebaran tidak hanya bergantung pada satu instansi. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, operator transportasi, serta pelaku usaha menjadi elemen penting.
Koordinasi intensif diharapkan mampu menciptakan sistem pengawasan terpadu yang responsif terhadap perubahan situasi di lapangan. Dengan demikian, potensi gangguan dapat segera diatasi sebelum berkembang menjadi masalah besar.
Pemerintah juga menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Setiap keluhan dan kebutuhan informasi akan ditangani secara cepat melalui posko terpadu.
Harapan untuk Lebaran yang Aman
Dengan seluruh persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis penyelenggaraan angkutan Lebaran dapat berjalan tertib dan lancar. Kesiapan ini diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat yang hendak mudik maupun kembali ke tempat perantauan.
Momentum Lebaran merupakan periode penting yang melibatkan mobilitas besar-besaran. Oleh karena itu, perencanaan matang dan koordinasi yang solid menjadi fondasi utama.
Melalui pembukaan posko sejak H-13 dan dukungan seluruh pihak, Gorontalo menargetkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh warganya.

Cek Juga Artikel Dari Platform radarjawa.web.id
