festajunina.site Isu pencalonan Wakil Menteri Keuangan Tommy Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Di tengah sorotan tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan penegasan bahwa proses pengusulan nama calon pimpinan bank sentral berlangsung sesuai mekanisme yang berlaku dan tanpa campur tangan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan ini disampaikan untuk meredam spekulasi yang berkembang mengenai dugaan intervensi politik dalam pengisian jabatan strategis di Bank Indonesia. Dasco menegaskan bahwa seluruh proses berjalan berdasarkan kewenangan institusional, bukan keputusan politik eksekutif.
Menurutnya, pengusulan nama calon Deputi Gubernur BI sepenuhnya menjadi hak dan tanggung jawab Gubernur Bank Indonesia.
Proses Pengusulan Sesuai Mekanisme
Dasco menjelaskan bahwa dalam struktur kelembagaan, Gubernur BI memiliki kewenangan untuk mengajukan calon Deputi Gubernur kepada DPR. Proses tersebut telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan.
Nama-nama yang diajukan bukan hasil arahan pihak luar, melainkan hasil pertimbangan internal Bank Indonesia yang mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta kompetensi calon.
Dengan demikian, pencalonan Tommy Djiwandono disebut sebagai pilihan profesional yang berasal dari otoritas moneter itu sendiri.
Penegasan Tidak Ada Intervensi Presiden
Menanggapi isu keterlibatan Presiden, Dasco dengan tegas menyatakan bahwa Presiden Prabowo tidak ikut menentukan ataupun mengarahkan nama yang diusulkan.
Ia menekankan bahwa Presiden memahami pentingnya independensi Bank Indonesia sebagai lembaga yang bertugas menjaga stabilitas moneter nasional.
Campur tangan politik dalam bank sentral dinilai berpotensi merusak kepercayaan publik dan pasar keuangan, sehingga hal tersebut dihindari secara ketat.
Pentingnya Independensi Bank Indonesia
Independensi Bank Indonesia menjadi prinsip utama dalam sistem keuangan nasional. Lembaga ini harus bebas dari tekanan politik agar kebijakan moneter dapat diambil secara objektif dan berbasis data ekonomi.
Oleh karena itu, proses seleksi pejabat BI selalu berada di bawah pengawasan publik dan lembaga legislatif.
Dasco menegaskan bahwa DPR akan menjalankan fungsi pengawasan secara profesional melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan.
Peran DPR dalam Tahapan Seleksi
Setelah nama calon diajukan, DPR memiliki kewenangan untuk melakukan fit and proper test. Tahapan ini bertujuan menilai kapasitas, integritas, serta komitmen calon terhadap independensi bank sentral.
Dalam proses tersebut, DPR tidak melihat latar belakang politik semata, tetapi menitikberatkan pada kemampuan teknis dan rekam jejak profesional.
Dasco menyatakan bahwa DPR akan bersikap objektif dan tidak membawa kepentingan politik dalam proses tersebut.
Rekam Jejak Tommy Djiwandono
Tommy Djiwandono dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang keuangan dan kebijakan fiskal. Sebagai Wakil Menteri Keuangan, ia terlibat langsung dalam perumusan kebijakan strategis negara.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi nilai tambah dalam memahami dinamika ekonomi makro dan stabilitas sistem keuangan.
Meski demikian, Dasco menegaskan bahwa seluruh calon tetap akan dinilai secara setara dalam proses uji kelayakan.
Menjawab Kekhawatiran Publik
Munculnya kekhawatiran publik terkait potensi intervensi politik dianggap wajar mengingat posisi Bank Indonesia yang sangat strategis.
Namun, Dasco menilai penting bagi semua pihak untuk memahami mekanisme yang berlaku agar tidak terbentuk persepsi keliru.
Ia menekankan bahwa sistem checks and balances yang ada dirancang untuk mencegah dominasi satu kekuasaan dalam pengambilan keputusan.
Komitmen Pemerintah terhadap Tata Kelola
Pemerintah disebut berkomitmen menjaga tata kelola lembaga negara agar tetap profesional dan independen.
Presiden Prabowo, menurut Dasco, menghormati penuh batas kewenangan antara pemerintah dan bank sentral.
Sikap ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Respons Pengamat Ekonomi
Sejumlah pengamat ekonomi menilai klarifikasi ini penting untuk menjaga kepercayaan pasar.
Stabilitas kebijakan moneter sangat dipengaruhi oleh persepsi independensi BI. Isu intervensi politik, meskipun belum tentu benar, dapat memicu ketidakpastian jika tidak segera diluruskan.
Penegasan dari DPR diharapkan dapat memperkuat kredibilitas proses seleksi.
Dinamika Politik dan Ekonomi
Pengisian jabatan Deputi Gubernur BI sering kali berada di persimpangan antara politik dan ekonomi.
Namun, sistem yang ada dirancang agar kepentingan ekonomi tetap berada di garis depan.
Dasco menilai bahwa profesionalisme lembaga harus menjadi prioritas utama demi menjaga kepercayaan investor dan masyarakat.
Harapan ke Depan
Dengan penjelasan yang disampaikan, publik diharapkan dapat melihat proses ini secara lebih objektif.
DPR akan melanjutkan tahapan seleksi sesuai aturan, sementara pemerintah menjaga jarak dari proses teknis.
Langkah ini diharapkan menghasilkan figur yang mampu memperkuat peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Penutup
Penegasan Sufmi Dasco Ahmad bahwa Presiden Prabowo tidak melakukan intervensi dalam pencalonan Deputi Gubernur Bank Indonesia menjadi klarifikasi penting di tengah sorotan publik.
Dengan mekanisme yang jelas dan pengawasan legislatif yang ketat, proses pengisian jabatan strategis di BI diharapkan tetap berjalan profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan ekonomi nasional.

Cek Juga Artikel Dari Platform ketapangnews.web.id
