festajunina.site Pembangunan berbasis komunitas kembali mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah meresmikan Gedung Serbaguna (GSG) RW 12 Perumahan Sudirman yang berlokasi di Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa. Peresmian ini menjadi simbol kuat tumbuhnya kemandirian dan semangat gotong royong masyarakat di tingkat lingkungan.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa keberadaan Gedung Serbaguna tersebut tidak semata-mata dipandang sebagai bangunan fisik. Lebih dari itu, GSG menjadi representasi nilai kebersamaan yang tumbuh dari partisipasi aktif warga dalam membangun lingkungannya sendiri.
Menurutnya, pembangunan fasilitas publik di tingkat RW memiliki makna strategis karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. GSG di RW 12 Perumahan Sudirman diharapkan menjadi ruang bersama yang hidup, dinamis, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan warga.
Simbol Kebersamaan dan Kemandirian Lingkungan
Intan Nurul Hikmah menekankan bahwa Gedung Serbaguna RW 12 adalah simbol dari kebersamaan dan kemandirian masyarakat. Ia mengapresiasi kerja sama warga yang mampu mewujudkan fasilitas tersebut melalui semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang, inisiatif warga seperti ini mencerminkan keberhasilan pembangunan sosial. Ketika masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap fasilitas umum, maka keberlanjutan pemanfaatan dan perawatannya akan lebih terjamin.
Ia menilai, pembangunan yang dimulai dari lingkungan terkecil akan berdampak besar bagi kemajuan daerah secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya ruang-ruang publik yang dikelola dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Dukungan Pemkab Tangerang untuk Fasilitas Publik
Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen mendorong pemanfaatan fasilitas umum dan sosial secara tertib, optimal, serta berkelanjutan. Peresmian GSG RW 12 ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, berbudaya, dan sejahtera.
Intan menyampaikan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur skala besar, tetapi juga pada fasilitas lingkungan yang menjadi pusat aktivitas sosial warga. Gedung Serbaguna menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan hadirnya GSG, warga memiliki ruang representatif untuk berinteraksi, berdiskusi, dan berkegiatan secara bersama-sama. Hal ini diyakini mampu memperkuat ikatan sosial dan mendorong terciptanya lingkungan yang harmonis.
Pusat Kegiatan Sosial dan Pembinaan Warga
Wabup Intan berharap Gedung Serbaguna RW 12 dapat dimanfaatkan sebagai pusat berbagai kegiatan positif. Mulai dari kegiatan sosial, keagamaan, olahraga seperti senam dan bulu tangkis, hingga aktivitas pendidikan dan pembinaan kepemudaan.
Selain itu, GSG juga diharapkan menjadi ruang musyawarah warga dalam mengambil keputusan bersama terkait kepentingan lingkungan. Melalui dialog yang terbuka dan inklusif, persatuan serta kesatuan warga dapat terus terjaga.
Keberadaan GSG dinilai mampu memperkuat peran RW sebagai garda terdepan dalam membangun solidaritas sosial. Dengan fasilitas yang memadai, berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat dijalankan secara lebih terstruktur.
Menumbuhkan Rasa Tanggung Jawab Bersama
Dalam kesempatan tersebut, Intan Nurul Hikmah juga mengajak seluruh warga RW 12 untuk menjaga dan merawat Gedung Serbaguna dengan penuh rasa tanggung jawab. Menurutnya, keberlanjutan manfaat fasilitas publik sangat bergantung pada kepedulian penggunanya.
Ia menekankan bahwa GSG bukan hanya untuk dinikmati hari ini, tetapi juga harus dijaga agar tetap bermanfaat bagi generasi mendatang. Kesadaran kolektif dalam merawat fasilitas umum menjadi bagian penting dari pembangunan karakter masyarakat.
Partisipasi warga dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan fungsi gedung akan memastikan GSG tetap menjadi ruang yang nyaman dan aman bagi semua kalangan.
Pembangunan Berbasis Partisipasi Masyarakat
Peresmian GSG RW 12 mencerminkan pendekatan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat yang terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Ketika warga terlibat sejak tahap perencanaan hingga pemanfaatan, hasil pembangunan akan lebih sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Model pembangunan seperti ini juga memperkuat rasa kepemilikan warga terhadap lingkungan. Masyarakat tidak lagi menjadi objek pembangunan, melainkan subjek yang aktif berkontribusi.
Pemkab Tangerang melihat peran RW dan komunitas warga sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang maju dan sejahtera.
Harapan untuk Lingkungan yang Lebih Solid
Menutup sambutannya, Wakil Bupati Tangerang menyampaikan ucapan selamat atas diresmikannya Gedung Serbaguna RW 12 Perumahan Sudirman. Ia berharap keberadaan gedung ini membawa manfaat besar bagi seluruh warga, mempererat silaturahmi, serta menjadi wadah lahirnya berbagai kegiatan yang membawa kebaikan.
Gedung Serbaguna diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang tumbuhnya ide-ide positif dan inisiatif warga. Dengan semangat gotong royong dan kemandirian, RW 12 Perumahan Sudirman diharapkan menjadi contoh lingkungan yang solid dan berdaya.
Peresmian GSG ini menjadi bukti bahwa pembangunan yang dimulai dari lingkungan mampu menciptakan dampak sosial yang luas. Ketika warga dan pemerintah berjalan seiring, tujuan mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berbudaya bukanlah hal yang mustahil.

Cek Juga Artikel Dari Platform ketapangnews.web.id
